BANTARAN, [06 Agustus 2026] – Di hadapan Allah SWT, setiap manusia diciptakan dengan keunikan dan kesempurnaan masing-masing. Tidak ada yang terbuang, tidak ada yang sia-sia. Menyadari hakikat penciptaan ini, Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana KUA Kecamatan Bantaran hari ini mengikuti Zoom Meeting DWP Provinsi Jawa Timur dengan tema yang sangat menyentuh hati: "Membangun Kepercayaan Diri Anak Inklusi".
Kegiatan virtual ini bukan sekadar transfer ilmu, melainkan sebuah tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) bagi para anggota DWP untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus. Dalam sesi tersebut, narasumber menekankan bahwa anak inklusi bukanlah "beban", melainkan amanah istimewa yang titipkan Tuhan kepada orang tua dan masyarakat. Mereka memiliki potensi luar biasa yang hanya menunggu untuk digali, diasah, dan dihargai.
Para anggota DWP UP KUA Bantaran menyimak dengan seksama, hati terbuka lebar menerima pesan moral bahwa membangun kepercayaan diri anak inklusi dimulai dari penerimaan tulus tanpa syarat. "Setiap anak adalah bintang, meski ada yang bersinar di siang hari dan ada yang di malam hari," demikian analogi yang disampaikan. Kunci utamanya adalah memberikan ruang aman, apresiasi atas usaha sekecil apapun, dan keyakinan bahwa mereka mampu berkontribusi bagi kemaslahatan umat sesuai kapasitasnya.
Bagi istri-istri pegawai KUA, materi ini menjadi pengingat penting tentang peran ibu sebagai madrasah pertama. Bagaimana cara mendidik anak-anak di lingkungan sekitar agar tidak memandang rendah teman-teman inklusi? Bagaimana menciptakan ekosistem keluarga dan masyarakat yang inklusif, ramah, dan penuh kasih sayang? Semua pertanyaan itu找到了 jawabannya dalam pertemuan daring yang hangat tersebut.
DWP UP KUA Bantaran berkomitmen untuk membawa pulang ilmu ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Baik dalam mendidik anak kandung, maupun dalam berinteraksi dengan tetangga dan jamaah di lingkungan kerja KUA. Membangun kepercayaan diri anak inklusi berarti membangun martabat kemanusiaan, dan itu adalah bagian dari ibadah sosial yang pahalanya tak terhingga.
Semoga melalui gerakan kecil ini, DWP UP KUA Bantaran dapat menjadi agen perubahan yang menebar kedamaian dan penerimaan. Semoga anak-anak inklusi di sekitar kita tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, bahagia, dan percaya diri, karena merasa dicintai oleh lingkungannya sebagaimana Allah mencintai hamba-Nya.
"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (QS. Al-Balad: 4) – Termasuk mereka yang disebut "inklusi", karena di mata Allah, semua bentuk ciptaan-Nya adalah indah.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. 🤲✨
#DWPUPKUABantaran#AnakInklusi#ParentingIslami#Empati#KasihSayangIbu#Inklusivitas#JawaTimur#KemenagRI#Lillah
Penulis : Dechi Handini PAI Kecamatan Bantaran