Selasa, 18 Agustus 2026

Pancaran Cinta Nabi di Bulan Kemerdekaan ☆DWP UP Bantaran Khidmat Ikuti Rapat Rutin dan Peringatan Maulid Nabi SAW 1448 H☆


BANTARAN — Nuansa religius dan nasionalisme berpadu indah dalam balutan berkah bulan kemerdekaan. Dengan penuh semangat ukhuwah, segenap pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana Bantaran dengan khidmat menghadiri acara Rapat Rutin DWP Kabupaten yang diselenggarakan di Aula Al-Ikhlas, Rabu (19/8).

​Mengusung tema yang sarat makna, "Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dalam Rangka Cinta Nabi Cinta Negeri di Bulan Kemerdekaan, Merdeka dalam Iman dan Aksi", kegiatan ini menjadi momentum mulia untuk meneladani akhlak Rasulullah sekaligus memperkuat kecintaan kepada tanah air tercinta di usia Republik Indonesia yang ke-81 tahun.

​Khidmatnya Rangkaian Acara Pembuka

​Acara yang berjalan dengan lancar dan sukses ini dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan denganMars DWP, membakar semangat nasionalisme para ibu-ibu yang hadir. Suasana semakin bergetar penuh rahmat tatkala lantunan ayat suci Al-Qur'an berkumandang, menyejukkan hati setiap jemaah.

​Sebagai wujud pelestarian budaya dan seni Islami, penampilan Tari Saman yang dinamis dan sarkekompakan tampil memukau sebagai pembukaan acara. Puncak keharuan spiritual terasa ketika seluruh peserta melantunkan sholawat nabi bersama-sama, yang diiringi secara merdu oleh musik hadroh dari MTsN 1 Pajarakan hingga rangkaian acara selesai.

​Tausiyah Inspiratif Bersama Ustadz Musa

​Dalam ceramah agamanya, Ustadz Musa menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan bulan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Beliau mengingatkan bahwa kemerdekaan sejati adalah kemerdekaan yang dilandasi oleh kekuatan iman dan dibuktikan melalui amal aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari, meneladani keteladanan Rasulullah SAW sebagai pembawa rahmat bagi semesta alam.

​Layanan Kesehatan Gratis untuk Anggota

​Tidak hanya memelihara ruhiyah melalui siraman rohani, kegiatan ini juga memanjakan fisik para anggota melalui bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis. Para hadirin tampak antusias memanfaatkan fasilitas konsultasi kesehatan, cek gula darah, cek tekanan darah, serta cek asam urat yang disiapkan secara cuma-cuma.

​Menjelang akhir acara, kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang berlangsung secara khidmat. Seluruh rangkaian acara hari ini berjalan dengan lancar, membawa berkah, kesehatan, serta mempererat tali silaturahmi antar anggota DWP.

#DWPUPBantaran #DWPKabupaten #MaulidNabi1448H #HUTRI81 #CintaNabiCintaNegeri #WanitaInspiratif #KesehatanBersama #AlIkhlas

Penulis : Dechi Handini PAI Kecamatan Bantaran

Kamis, 13 Agustus 2026

Melati di Hati, Tunas di Bumi : Selamat Hari Pramuka dari DWP UP KUA Bantaran ๐ŸŒธ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Hari ini, angin sepoi-sepoi membawa pesan tentang keteguhan dan kesetiaan. Sebagai istri-istri abdi negara yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Kementerian Agama, kami dari DWP UP KUA Kecamatan Bantaran turut mengucapkan:

Selamat Hari Pramuka! ๐ŸŽ‰✨

Bagi kami, semangat Pramuka sangat selaras dengan fitrah seorang wanita dan ibu.
๐ŸŒฟ Kesetiaan (Satya) dalam Pramuka adalah cerminan dari kesetiaan seorang istri pada suami dan amanah pada negara.
๐ŸŒฟ Kepedulian (Darma) dalam Pramuka adalah refleksi dari kasih sayang ibu yang tak pernah habis untuk anak, keluarga, dan sesama umat.
๐ŸŒฟ Kemandirian dalam Pramuka adalah bekal utama bagi seorang ibu untuk menjadi madrasah pertama yang kuat bagi generasi penerus bangsa.

Kami melihat para suster dan kakak pembina pramuka sebagai mitra sejalan dalam membentuk karakter. Jika Pramuka membentuk kemandirian fisik dan mental, maka peran kami sebagai pendamping ASN Kemenag adalah memastikan nilai-nilai spiritualitas tetap menyala di setiap langkah pengabdian mereka.

Kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka, khususnya adik-adik putri yang sedang bertunas:
Jadilah seperti bunga melati. Putih suci hatinya, harum menebar manfaatnya, dan tangguh meski tumbuh di tanah yang sederhana. Jadilah perempuan yang cerdas akalnya, lembut budi pekertinya, dan kokoh imannya.

"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..." (QS. At-Tahrim: 6). Salah satu caranya adalah dengan mendidik diri dan lingkungan melalui nilai-nilai luhur seperti yang diajarkan dalam Pramuka.

Teruslah berkarya, teruslah berkhidmat. Semoga setiap simpul tali kepanduan kalian menjadi pengikat ukhuwah yang erat, dan setiap jejak langkah kalian diridhai oleh Allah SWT.

Salam Pramuka! Salam Perempuan Berdaya! ๐Ÿคฒ๐Ÿ’

Dharma Wanita Persatuan
Unit Pelaksana Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaran
Mendampingi dengan Cinta, Mengabdi dengan Iman.

Penulis : Dechi Handini PAI Kecamatan Bantaran

Kamis, 06 Agustus 2026

Merawat Potensi, Memuliakan Jiwa **DWP UP KUA Bantaran Hadirkan Kasih Sayang bagi Anak Inklusi dalam Zoom Meeting Provinsi Jatim**


BANTARAN, [06 Agustus 2026] – Di hadapan Allah SWT, setiap manusia diciptakan dengan keunikan dan kesempurnaan masing-masing. Tidak ada yang terbuang, tidak ada yang sia-sia. Menyadari hakikat penciptaan ini, Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana KUA Kecamatan Bantaran hari ini mengikuti Zoom Meeting DWP Provinsi Jawa Timur dengan tema yang sangat menyentuh hati: "Membangun Kepercayaan Diri Anak Inklusi".

Kegiatan virtual ini bukan sekadar transfer ilmu, melainkan sebuah tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) bagi para anggota DWP untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus. Dalam sesi tersebut, narasumber menekankan bahwa anak inklusi bukanlah "beban", melainkan amanah istimewa yang titipkan Tuhan kepada orang tua dan masyarakat. Mereka memiliki potensi luar biasa yang hanya menunggu untuk digali, diasah, dan dihargai.

Para anggota DWP UP KUA Bantaran menyimak dengan seksama, hati terbuka lebar menerima pesan moral bahwa membangun kepercayaan diri anak inklusi dimulai dari penerimaan tulus tanpa syarat. "Setiap anak adalah bintang, meski ada yang bersinar di siang hari dan ada yang di malam hari," demikian analogi yang disampaikan. Kunci utamanya adalah memberikan ruang aman, apresiasi atas usaha sekecil apapun, dan keyakinan bahwa mereka mampu berkontribusi bagi kemaslahatan umat sesuai kapasitasnya.

Bagi istri-istri pegawai KUA, materi ini menjadi pengingat penting tentang peran ibu sebagai madrasah pertama. Bagaimana cara mendidik anak-anak di lingkungan sekitar agar tidak memandang rendah teman-teman inklusi? Bagaimana menciptakan ekosistem keluarga dan masyarakat yang inklusif, ramah, dan penuh kasih sayang? Semua pertanyaan ituๆ‰พๅˆฐไบ† jawabannya dalam pertemuan daring yang hangat tersebut.

DWP UP KUA Bantaran berkomitmen untuk membawa pulang ilmu ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Baik dalam mendidik anak kandung, maupun dalam berinteraksi dengan tetangga dan jamaah di lingkungan kerja KUA. Membangun kepercayaan diri anak inklusi berarti membangun martabat kemanusiaan, dan itu adalah bagian dari ibadah sosial yang pahalanya tak terhingga.

Semoga melalui gerakan kecil ini, DWP UP KUA Bantaran dapat menjadi agen perubahan yang menebar kedamaian dan penerimaan. Semoga anak-anak inklusi di sekitar kita tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, bahagia, dan percaya diri, karena merasa dicintai oleh lingkungannya sebagaimana Allah mencintai hamba-Nya.

"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (QS. Al-Balad: 4) – Termasuk mereka yang disebut "inklusi", karena di mata Allah, semua bentuk ciptaan-Nya adalah indah.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. ๐Ÿคฒ✨

#DWPUPKUABantaran#AnakInklusi#ParentingIslami#Empati#KasihSayangIbu#Inklusivitas#JawaTimur#KemenagRI#Lillah

Penulis : Dechi Handini PAI Kecamatan Bantaran