Selasa, 10 Februari 2026

Jaga Kesehatan Lahir dan Batin, DWP KUA Bantaran Hadiri Pertemuan Rutin DWP Kemenag Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO – Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) KUA Kecamatan Bantaran turut ambil bagian dalam kegiatan pertemuan rutin DWP Kankemenag Kabupaten Probolinggo yang digelar dengan penuh antusias. Pertemuan kali ini mengusung tema penting yang menyentuh dua aspek utama wanita: Kesehatan Organ Reproduksi dan Sosialisasi Kesejahteraan Sumber Daya (KSD) terkait kesehatan mental istri.

​Acara dibuka dengan khidmat melalui pembacaan Ummul Kitab, disusul dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang membawa suasana tenang bagi seluruh peserta yang hadir.

​Pesan Ibu Ketua: Menjadi "Bunda Modis" yang Utuh

​Ketua DWP Kankemenag Kabupaten Probolinggo, Ibu Siti Choiriyah Samsur, S.Ag., dalam sambutannya menekankan konsep "Bunda Modis Atas Bawah". Beliau memaparkan bahwa seorang istri aparatur sipil negara harus mampu menjaga keseimbangan kualitas diri.

​"Bunda Modis itu harus memperhatikan penampilan wajah (atas) agar tetap segar dan menyenangkan dipandang, namun yang tak kalah penting adalah menjaga kesehatan organ reproduksi (bawah). Kesehatan reproduksi adalah investasi jangka panjang bagi kebahagiaan rumah tangga," tegas Ibu Siti Choiriyah.

Edukasi Kesehatan dan Kekuatan Mental Istri

​Sesi pertama menghadirkan Ardian Permana, konsultan dari Yayasan Garuda Nusa Bhakti Indonesia, yang mengupas tuntas mengenai perawatan dan pencegahan penyakit pada organ reproduksi wanita. Edukasi ini menjadi sangat krusial agar para ibu lebih mawas diri terhadap deteksi dini gangguan kesehatan.

Memasuki sesi kedua, pembahasan beralih ke ranah psikologis melalui sosialisasi KSD yang dipandu oleh tim "Bunda Modis". Fokus utamanya adalah fenomena istri yang sering memendam masalah sendirian.

  • Pentingnya Terbuka: Sosialisasi ini menyoroti bahaya memendam luka batin hingga membuat seorang istri kehilangan kemampuan untuk menangis (kebas secara emosional).
  • Kejujuran Diri: Peserta diajak untuk jujur pada perasaan sendiri. "Jangan dipendam, karena tangisan bukan tanda lemah, melainkan cara jiwa untuk melepas beban."
  • Konseling Tepat: Para istri didorong untuk melakukan konsultasi atau curhat kepada orang yang tepat agar mendapatkan solusi yang objektif, bukan justru menambah beban pikiran.

Filosofi Kehidupan: Keseimbangan Jiwa dan Raga

​Kegiatan ini ditutup dengan sebuah filosofi kehidupan bahwa rumah tangga yang kokoh dibangun dari pondasi kesehatan istri yang paripurna. Jika raga sehat dan jiwa tenang (tidak memendam masalah), maka pancaran kebahagiaan akan menular kepada suami dan anak-anak.

​Melalui pertemuan ini, DWP KUA Bantaran berkomitmen untuk membawa bekal ilmu ini ke lingkungan terkecil, memastikan bahwa setiap anggota tidak hanya cantik di luar, tapi juga sehat dan berdaya di dalam.

​#DWPBantaran #WanitaBerdaya #BundaModis #KesehatanReproduksi #MentalHealthAwareness #DWPKemenagKabProbolinggo #KuatBersama

By Dechi Handini PAI Kecamatan Bantaran